![]() |
| MPLS SMK Negeri 2 Ponorogo Ditutup Meriah, Jalan Sehat hingga Aksi Lingkungan Perkuat Karakter Siswa Baru |
Prosesi penutupan juga ditandai dengan pelepasan tanda peserta MPLS dan
penyematan jas almamater SMK Negeri 2 Ponorogo kepada perwakilan peserta didik
secara simbolis oleh jajaran pimpinan sekolah. Momen tersebut menjadi simbol
berakhirnya seluruh rangkaian MPLS yang telah berlangsung sejak Senin
(13/7/2026), sekaligus menandai resmi bergabungnya para peserta didik baru
sebagai bagian dari keluarga besar SMK Negeri 2 Ponorogo yang siap tumbuh
menjadi generasi berkarakter, berprestasi, dan berdaya saing.
Selama lima hari pelaksanaan MPLS, peserta didik baru mendapatkan berbagai
pembekalan yang dirancang untuk membentuk karakter, meningkatkan literasi
digital, serta menumbuhkan budaya positif di lingkungan sekolah. Beragam materi
yang diberikan meliputi Wawasan Wiyata Mandala, pengenalan kurikulum, budaya
positif sekolah, tata tertib, kesehatan reproduksi, etika bermedia sosial,
bahaya judi online dan penyalahgunaan narkoba, gerakan rukun sesama teman,
penguatan kepedulian lingkungan, penelusuran bakat dan minat, pengenalan Bursa
Kerja Khusus (BKK), hingga sesi inspiratif melalui Alumni Menyapa.
Memasuki hari terakhir, seluruh peserta mengikuti jalan sehat
yang mengelilingi kawasan sekitar sekolah sebagai bentuk kampanye hidup sehat
sekaligus mempererat kebersamaan antarsiswa. Kegiatan kemudian dilanjutkan
dengan aksi peduli lingkungan melalui kerja bakti dan penanaman
pohon di area sekolah sebagai wujud komitmen SMK Negeri 2 Ponorogo
dalam membangun budaya sekolah yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.
Suasana semakin meriah saat para siswa menikmati berbagai hiburan
yang menampilkan Musik elekton. Keceriaan semakin terasa dengan pembagian
doorprize yang disambut antusias oleh seluruh peserta sebagai bentuk apresiasi
atas semangat dan partisipasi aktif selama mengikuti MPLS.
Kepala SMK Negeri 2 Ponorogo, Suryanto, M.Pd., menyampaikan
bahwa penutupan MPLS menjadi momentum awal bagi peserta didik untuk memulai
perjalanan pendidikan vokasi dengan semangat, karakter yang kuat, dan
kepedulian terhadap lingkungan.
"MPLS bukan hanya kegiatan pengenalan sekolah, tetapi merupakan
fondasi dalam membangun karakter peserta didik. Kami ingin seluruh siswa baru
memahami budaya sekolah, memiliki disiplin, mampu beradaptasi, serta memiliki
kepedulian terhadap sesama dan lingkungan. Harapan kami, mereka tumbuh menjadi
lulusan yang kompeten, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja
maupun pendidikan lanjutan," ujar Suryanto.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Negeri 2 Ponorogo, Nur
Mochamad Taufiq, M.Pd., menegaskan bahwa seluruh rangkaian MPLS
diselenggarakan dengan pendekatan edukatif, ramah anak, dan menyenangkan
sehingga mampu memberikan pengalaman belajar yang berkesan bagi peserta didik baru.
"Penutupan MPLS melalui jalan sehat, aksi lingkungan, penanaman
pohon, dan hiburan menjadi simbol bahwa pendidikan di SMK Negeri 2 Ponorogo
tidak hanya berorientasi pada kompetensi akademik dan vokasi, tetapi juga
membangun karakter, kesehatan, kepedulian lingkungan, serta semangat
kebersamaan. Kami berharap nilai-nilai positif yang ditanamkan selama MPLS
terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah," ungkapnya.
Berakhirnya MPLS Tahun Pelajaran 2026/2027 menandai dimulainya perjalanan
para peserta didik baru sebagai bagian dari keluarga besar SMK Negeri 2
Ponorogo. Dengan bekal karakter, literasi digital, budaya positif, serta
kepedulian terhadap lingkungan, sekolah optimistis mampu mencetak lulusan
vokasi yang unggul, adaptif, berdaya saing, dan siap menjadi generasi penerus
yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. (red)

Posting Komentar untuk "MPLS SMK Negeri 2 Ponorogo Ditutup Meriah, Jalan Sehat hingga Aksi Lingkungan Perkuat Karakter Siswa Baru"