Surabaya, infosmk.com - Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur resmi meluncurkan aplikasi MyEdotel SMK pada gelaran Expo dan Expose SMK Hebat Jawa Timur sebagai langkah strategis memperkuat digitalisasi pendidikan vokasi sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis industri di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Pemprov Jatim Luncurkan Aplikasi MyEdotel SMK, Perkuat Pembelajaran Berbasis Industri dan Digitalisasi Layanan Pendidikan
Peluncuran aplikasi tersebut dilakukan langsung oleh Khofifah Indar Parawansa bersama Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai, Sekretaris Utama LAN RI Andi Taufik, serta Direktur SMK Kemendikdasmen Arie Wibowo, Sabtu (14/2/2026).
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menjelaskan bahwa MyEdotel SMK merupakan platform digital terintegrasi yang menghubungkan seluruh hotel pendidikan (edotel) milik SMK di Jawa Timur dalam satu sistem terpadu.
“Aplikasi ini dirancang untuk mendukung optimalisasi pemanfaatan edotel sekaligus memperkuat pembelajaran berbasis industri bagi siswa SMK,” ujarnya.
Melalui aplikasi tersebut, masyarakat kini dapat melakukan pencarian kamar, reservasi, pembayaran, hingga pengelolaan layanan edotel secara daring dalam satu platform yang mudah diakses. Sistem ini tidak hanya mempermudah layanan publik, tetapi juga menjadi media praktik nyata bagi siswa, khususnya kompetensi keahlian perhotelan.
Tingkatkan Profesionalisme Edotel SMK
Menurut Aries, MyEdotel SMK memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya integrasi antar-edotel SMK di Jawa Timur, sistem reservasi online yang cepat dan profesional, serta mendukung pembelajaran berbasis pengalaman kerja langsung bagi siswa.
Selama ini, beberapa SMK telah memiliki fasilitas edotel dengan kapasitas kamar antara satu hingga enam unit. Namun sebagian besar masih digunakan untuk praktik internal siswa dan belum terbuka bagi masyarakat umum.
“Fasilitas kamar edotel SMK pada prinsipnya sudah setara dengan hotel bintang tiga. Dengan aplikasi ini, edotel SMK diharapkan semakin dikenal dan dimanfaatkan masyarakat luas,” jelasnya.
Saat ini, tercatat 10 SMK telah tergabung dalam platform MyEdotel SMK, yaitu SMKN 1 Buduran, SMKN Prigen, SMKS Muhammadiyah 1 Genteng, SMKN 2 Lumajang, SMKN 2 Bondowoso, SMKN 3 Malang, SMKN 3 Jember, SMK SIG, SMKN 2 Boyolangu, dan SMKN 1 Panji Situbondo. Pendataan akan terus dilakukan mengingat tidak semua SMK memiliki fasilitas edotel.
Aries menegaskan bahwa hanya edotel yang melayani tamu dari luar yang dapat bergabung dalam sistem tersebut.
Luncurkan Platform Mexpo
Selain MyEdotel SMK, Dinas Pendidikan Jawa Timur juga meluncurkan platform digital Mexpo, sebuah sistem manajemen event yang dirancang untuk membantu sekolah, institusi, maupun organisasi dalam mengelola kegiatan secara modern dan efisien.
Melalui Mexpo, berbagai kebutuhan penyelenggaraan kegiatan seperti registrasi peserta, buku tamu digital, hingga manajemen event dapat dilakukan secara terintegrasi dalam satu dashboard.
“Aplikasi ini memungkinkan pengelolaan data peserta secara otomatis, monitoring kegiatan secara real time, serta pelaporan yang lebih profesional,” tambah Aries.
Peluncuran dua platform digital tersebut menjadi bukti komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendorong transformasi pendidikan vokasi berbasis teknologi, sekaligus memperkuat kesiapan lulusan SMK menghadapi kebutuhan dunia industri dan layanan profesional di era digital.
Posting Komentar untuk "Pemprov Jatim Luncurkan Aplikasi MyEdotel SMK, Perkuat Pembelajaran Berbasis Industri dan Digitalisasi Layanan Pendidikan"