| Digembleng TNI, Siswa SMKN 2 Ponorogo Ditempa Jadi Generasi Disiplin dan Cinta Tanah Air |
Mengusung tema “Membangun Generasi SMK Negeri 2 Ponorogo yang
Disiplin, Tangguh, dan Cinta Tanah Air”, kegiatan dirancang untuk
membentuk sikap mental peserta didik melalui pembinaan langsung bersama
personel TNI.
Kepala SMKN 2 Ponorogo Suryanto, M.Pd., mengatakan
pembentukan karakter menjadi bagian penting dalam pendidikan vokasi.
Menurutnya, kompetensi keahlian yang dimiliki siswa perlu diimbangi dengan
kedisiplinan, tanggung jawab, kemampuan bekerja sama, dan karakter yang kuat.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya memiliki kompetensi sesuai bidang keahliannya, tetapi juga memiliki karakter yang kuat. Disiplin, tanggung jawab, kerja sama, kepemimpinan, dan rasa cinta tanah air merupakan bekal penting ketika mereka nanti masuk dunia kerja maupun terjun di masyarakat,” kata Suryanto.
| Digembleng TNI, Siswa SMKN 2 Ponorogo Ditempa Jadi Generasi Disiplin dan Cinta Tanah Air |
“Kami ingin anak-anak tidak hanya memiliki kompetensi sesuai bidang keahliannya, tetapi juga memiliki karakter yang kuat. Disiplin, tanggung jawab, kerja sama, kepemimpinan, dan rasa cinta tanah air merupakan bekal penting ketika mereka nanti masuk dunia kerja maupun terjun di masyarakat,” kata Suryanto.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan TNI memberikan pengalaman belajar yang
berbeda bagi siswa. Pembinaan dilakukan melalui kegiatan yang menuntut
kedisiplinan, kekompakan, keberanian, sekaligus kemampuan mengikuti aturan.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.
Nilai-nilai yang diperoleh selama pembinaan dapat dibawa kembali ke sekolah dan
menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Selama kegiatan, siswa mendapatkan berbagai materi dan aktivitas. Di
antaranya latihan kedisiplinan dan baris-berbaris, wawasan kebangsaan dan
nasionalisme, pembinaan mental dan karakter, permainan edukatif untuk melatih
kerja sama tim dan kepemimpinan, serta refleksi dan motivasi.
Bagi sekolah, pendidikan karakter merupakan bagian yang tidak terpisahkan
dari pendidikan vokasi. Siswa tidak hanya dipersiapkan untuk menguasai
keterampilan teknis, tetapi juga memiliki sikap kerja yang dibutuhkan dunia
usaha dan dunia industri.
Latihan baris-berbaris, misalnya, menjadi media untuk membiasakan siswa mengikuti instruksi, menjaga kekompakan, menghargai waktu, dan bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.
| Digembleng TNI, Siswa SMKN 2 Ponorogo Ditempa Jadi Generasi Disiplin dan Cinta Tanah Air |
Latihan baris-berbaris, misalnya, menjadi media untuk membiasakan siswa mengikuti instruksi, menjaga kekompakan, menghargai waktu, dan bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.
Sementara melalui permainan edukatif dan aktivitas kelompok, siswa belajar
membangun komunikasi serta menyelesaikan persoalan secara bersama-sama. Nilai
kepemimpinan juga ditanamkan agar peserta didik berani mengambil tanggung jawab
sekaligus mampu menghargai peran anggota kelompok lainnya.
Materi wawasan kebangsaan menjadi bagian penting lainnya. Siswa diajak
memahami arti persatuan, nasionalisme, dan kecintaan terhadap tanah air dalam
kehidupan sebagai generasi muda.
Kegiatan yang berlangsung hingga 1 Oktober, bertepatan
dengan momentum Hari Kesaktian Pancasila, turut menjadi ruang
refleksi bagi siswa tentang pentingnya menjaga persatuan dan mengamalkan
nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
“Generasi muda adalah bagian penting dari masa depan bangsa. Karena itu,
kami ingin membekali siswa dengan kompetensi sekaligus karakter. Harapannya,
lulusan SMKN 2 Ponorogo mampu menjadi tenaga kerja yang kompeten, disiplin,
berintegritas, dan tetap memiliki kepedulian terhadap bangsa dan masyarakat,”
pungkas Suryanto. (red)
Posting Komentar untuk "Digembleng TNI, Siswa SMKN 2 Ponorogo Ditempa Jadi Generasi Disiplin dan Cinta Tanah Air"