Surabaya, infosmk.com – Dinas Pendidikan Provinsi
Jawa Timur resmi menerbitkan Panduan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan
Menengah Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 sebagai acuan teknis
pelaksanaan ajang talenta bagi siswa SMA, SMK, MA, dan MAK sederajat.
LKS Dikmen Jatim 2026 Digelar 6–10 April di Surabaya–Sidoarjo, Disdik Terbitkan Panduan Resmi Pelaksanaan
Kegiatan bergengsi bertajuk LKS
Dikmen Jatim 2026 ini dijadwalkan berlangsung pada 6–10 April 2026, dengan
lokasi pelaksanaan terpusat di Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo. Ajang ini
akan diikuti delegasi dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur sekaligus menjadi
tahapan seleksi resmi untuk menentukan wakil provinsi pada LKS Tingkat Nasional
2026.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi
Jawa Timur, Aries Agung Paewai, dalam kata pengantar panduan menyampaikan bahwa
LKS tidak hanya menjadi arena unjuk keterampilan peserta didik, tetapi juga
wahana strategis untuk mendorong riset terapan, inovasi teknologi, serta
promosi lulusan pendidikan menengah kepada dunia usaha dan dunia industri
(DUDI).
“Melalui LKS, siswa dilatih memiliki
karakter unggul, adaptif, dan profesional agar siap menghadapi tantangan global
seiring pesatnya perkembangan teknologi dan kebutuhan industri,” tulis Aries
dalam dokumen panduan tersebut.
Pada tahun 2026, LKS Dikmen Jawa
Timur mempertandingkan 54 bidang lomba utama serta dua bidang eksibisi. Bidang
yang dilombakan meliputi teknologi konstruksi dan bangunan, manufaktur dan rekayasa,
energi dan kelistrikan, teknologi informasi dan komunikasi, kesehatan,
agribisnis dan agroteknologi, kemaritiman, bisnis dan manajemen, pariwisata,
hingga seni dan ekonomi kreatif. Keragaman cabang lomba ini diharapkan mampu
mengakomodasi potensi siswa dari berbagai kompetensi keahlian.
Dalam panduan resmi tersebut, Disdik
Jatim juga merumuskan sejumlah tujuan utama penyelenggaraan LKS Dikmen 2026, di
antaranya menentukan juara terbaik sebagai delegasi resmi Jawa Timur di tingkat
nasional, mendorong terbentuknya karakter peserta didik yang produktif,
kreatif, inovatif, kompetitif, dan profesional, serta memetakan mutu dan daya
saing satuan pendidikan menengah di daerah.
Adapun hasil yang ditargetkan
meliputi terpilihnya wakil terbaik Jawa Timur untuk LKS Nasional 2026,
terbangunnya jejaring kerja sama antarsekolah, serta meningkatnya citra sekolah
sebagai lembaga pendidikan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Peserta LKS Dikmen Jatim 2026
berasal dari Juara 1 dan Juara 2 hasil seleksi tingkat kabupaten/kota, serta
peserta penerima golden ticket berdasarkan prestasi pada LKS tahun sebelumnya.
Seluruh peserta wajib terdaftar melalui portal nasional daftar-bpti.kemendikdasmen.go.id,
sementara proses pendaftaran dan verifikasi tingkat provinsi dikoordinasikan
oleh Cabang Dinas Pendidikan di masing-masing wilayah.
Sistem penilaian mengacu pada
standar LKS nasional dengan rentang nilai 0–100. Pada setiap bidang lomba akan
ditetapkan juara 1, 2, dan 3. Selain piala, sertifikat, dan uang pembinaan,
panitia juga akan menetapkan Juara Umum bagi kontingen kabupaten/kota dengan
perolehan medali emas terbanyak.
Dari sisi pembiayaan, kegiatan LKS
Dikmen Jawa Timur 2026 ditanggung bersama oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa
Timur dan unsur MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah). Akomodasi juri dan
panitia menjadi tanggungan provinsi, sedangkan biaya transportasi, penginapan
peserta, serta guru pembimbing menjadi tanggung jawab sekolah masing-masing.
Panduan lengkap pelaksanaan kegiatan
dapat diunduh di link Download
disini “Panduan
LKS Dikmen Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2026” yang tersedia dalam
format PDF.
Dengan terselenggaranya LKS Dikmen
Jatim 2026 di Surabaya dan Sidoarjo, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan
komitmennya dalam menyiapkan generasi muda yang kompeten, berdaya saing tinggi,
dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional melalui
pendidikan menengah yang berkualitas. (red)
Posting Komentar untuk "LKS Dikmen Jatim 2026 Digelar 6–10 April di Surabaya–Sidoarjo, Disdik Terbitkan Panduan Resmi Pelaksanaan"