| Three Days Camp SMKN 2 Ponorogo, Gembleng 570 Siswa Jadi Pramuka Tangguh dan Berkarakter |
Mengusung tema “Mengabdi Tanpa
Batas untuk Membangun Ketangguhan Bangsa”, kegiatan kepramukaan yang
diselenggarakan Dewan Ambalan Cut Nyak Dien Gugus Depan 01-083/01-084 tersebut dilaksanakan
pada 23–25 Oktober 2026 di Lapangan Mojopitu, Slahung, Ponorogo.
Sebanyak 570 siswa lebih dari kelas
X lintas kompetensi keahlian menjadi peserta kegiatan. Mereka berasal dari
berbagai program keahlian, mulai kuliner, tata busana, tata kecantikan, teknik
komputer dan jaringan, hingga perhotelan dan usaha layanan pariwisata.
| Three Days Camp SMKN 2 Ponorogo, Gembleng 570 Siswa Jadi Pramuka Tangguh dan Berkarakter |
Kegiatan ini dirancang bukan sekadar
sebagai perkemahan, melainkan wahana pembelajaran karakter melalui beragam
aktivitas edukatif, perlombaan, latihan kepemimpinan, serta kegiatan sosial dan
keagamaan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan
apel pembukaan, penataan tenda, lomba cerdas cermat dan pionering. Peserta juga
mendapatkan pembekalan mengenai bahaya narkotika dan zat adiktif lainnya
(NAPZA), bela negara, serta keterampilan bertahan hidup atau survival.
Memasuki hari kedua, peserta
dijadwalkan mengikuti pengembaraan, lomba memasak, dan lomba tapak tenda.
Suasana kebersamaan juga dibangun melalui permainan kelompok, kegiatan seni,
serta upacara api unggun yang menjadi salah satu agenda utama perkemahan.
| Three Days Camp SMKN 2 Ponorogo, Gembleng 570 Siswa Jadi Pramuka Tangguh dan Berkarakter |
Tak berhenti di situ, kepedulian
terhadap lingkungan dan masyarakat turut menjadi perhatian. Pada hari terakhir,
peserta dijadwalkan mengikuti bakti sosial, membongkar tenda, membersihkan
fasilitas sanitasi, serta melaksanakan operasi semut sebagai bentuk pembiasaan
menjaga kebersihan lingkungan.
Kepala SMK Negeri 2 Ponorogo, Suryanto,
M.Pd., menempatkan kegiatan kepramukaan sebagai bagian penting dalam
mendukung pembentukan karakter peserta didik. Melalui pengalaman belajar di
luar kelas, siswa diharapkan tidak hanya memperoleh keterampilan kepramukaan,
tetapi juga mampu menerapkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, gotong royong,
dan kepemimpinan dalam kehidupan sehari-hari.
“Three Days Camp menjadi sarana bagi
siswa untuk belajar mandiri, meningkatkan kedisiplinan, membangun kerja sama,
serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan. Kami berharap pengalaman selama perkemahan
ini dapat membentuk karakter siswa yang tangguh, bertanggung jawab, peduli
terhadap sesama dan lingkungan, serta mampu menerapkan nilai-nilai positif
dalam kehidupan sehari-hari,” demikian draf pernyataan yang dapat dikonfirmasi
kepada Kepala SMKN 2 Ponorogo.
Kegiatan ini melibatkan kolaborasi
panitia siswa kelas XI dan XII, guru, wali kelas, serta pembina Pramuka.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah menciptakan kegiatan
pendidikan yang menarik, menantang, dan bermakna. Para siswa tidak hanya
ditempatkan sebagai peserta, tetapi juga dilibatkan dalam pengorganisasian
kegiatan sehingga dapat belajar mengenai tanggung jawab, koordinasi,
komunikasi, dan kepemimpinan.
| Three Days Camp SMKN 2 Ponorogo, Gembleng 570 Siswa Jadi Pramuka Tangguh dan Berkarakter |
Bagi SMKN 2 Ponorogo, pendidikan
vokasi tidak hanya berorientasi pada penguasaan keterampilan sesuai program
keahlian. Pembentukan karakter, kemampuan beradaptasi, komunikasi, serta kerja
sama juga menjadi bekal penting bagi siswa untuk menghadapi dunia kerja dan
kehidupan bermasyarakat.
Melalui Three Days Camp 2026,
sekolah berharap lahir generasi muda yang tidak hanya kompeten, tetapi juga
memiliki jiwa Pancasila, semangat pengabdian, kepedulian sosial, dan tanggung
jawab terhadap lingkungan.
Sebab, menjadi generasi unggul bukan
hanya tentang kemampuan yang dimiliki, melainkan juga tentang karakter, sikap,
dan kontribusi nyata bagi sesama. (red)
Posting Komentar untuk "Three Days Camp SMKN 2 Ponorogo, Gembleng 570 Siswa Jadi Pramuka Tangguh dan Berkarakter"