Wujudkan Sekolah Aman, SMKN 2 Ponorogo Perkuat Proteksi Kebakaran Bersama Damkar

Wujudkan Sekolah Aman, SMKN 2 Ponorogo Perkuat Proteksi Kebakaran Bersama Damkar   
Ponorogo, infosmk.com - Upaya mewujudkan lingkungan sekolah yang aman dan siap menghadapi kondisi darurat terus dilakukan SMK Negeri 2 Ponorogo. Kamis (17/9), Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Ponorogo Bambang Supeno melakukan inspeksi sarana proteksi kebakaran di lingkungan sekolah.

Inspeksi tersebut dilakukan untuk memastikan sarana keselamatan kebakaran tersedia, ditempatkan secara tepat, serta dapat berfungsi optimal ketika dibutuhkan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah keberadaan alat pemadam api ringan (APAR) di sejumlah ruangan.

Di SMKN 2 Ponorogo tercatat terdapat 13 unit APAR yang menjadi bagian dari sarana proteksi kebakaran sekolah. Bambang mengecek kondisi, penempatan, serta kelayakan APAR yang tersedia.

Menurut Bambang, ruangan yang memiliki potensi bahaya kebakaran perlu dilengkapi APAR sesuai tingkat risikonya. Kondisi alat juga harus laik pakai dan tidak melewati masa kedaluwarsa. Selain itu, penempatannya perlu berada di lokasi strategis agar mudah dilihat, dijangkau, dan digunakan ketika terjadi keadaan darurat.

Wujudkan Sekolah Aman, SMKN 2 Ponorogo Perkuat Proteksi Kebakaran Bersama Damkar   
Dari hasil pemeriksaan, secara umum APAR yang tersedia masih tergolong baru. Namun, ditemukan media pemadam di dalam beberapa tabung mengalami penggumpalan. Kondisi tersebut perlu segera ditindaklanjuti melalui pemeriksaan dan pemeliharaan agar APAR tetap berfungsi secara optimal.

Tidak hanya APAR, aspek sistem proteksi kebakaran aktif juga menjadi perhatian. Terutama pada area dapur atau bengkel Kuliner yang memiliki aktivitas penggunaan peralatan dan sumber panas.

Bambang menyarankan agar aspek keselamatan kebakaran menjadi bagian dari perencanaan dan pengembangan bangunan. Di antaranya dengan mempertimbangkan kebutuhan sistem deteksi dan alarm kebakaran serta sprinkler otomatis sesuai karakteristik bangunan dan hasil kajian teknis.

Kepadatan bangunan sekolah juga perlu diperhitungkan dalam pengembangan sistem proteksi kebakaran. Untuk bangunan dengan tingkat risiko dan kepadatan tertentu, dapat dipertimbangkan penyediaan sistem hidran gedung yang didukung ground tank sebagai sumber cadangan air, pompa pemadam kebakaran, serta selang pemadam sesuai kebutuhan teknis.

Wujudkan Sekolah Aman, SMKN 2 Ponorogo Perkuat Proteksi Kebakaran Bersama Damkar   
Selain sarana pemadaman, jalur evakuasi menjadi bagian penting dalam kesiapsiagaan. Jalur tersebut harus jelas, mudah dikenali, tidak terhalang, dan dapat digunakan warga sekolah untuk menuju titik kumpul ketika terjadi keadaan darurat.

Potensi bahaya dari penggunaan liquefied petroleum gas (LPG) di area dapur juga menjadi perhatian. Pengelolaan tabung dan instalasi LPG perlu dilakukan secara aman, termasuk memastikan jarak yang memadai antara sumber gas dan sumber penyalaan (ignition source).

Penempatan tabung LPG juga harus berada di lokasi yang aman dengan ventilasi memadai. Langkah tersebut penting untuk mengurangi risiko apabila terjadi kebocoran gas.

Bambang mengatakan, inspeksi tersebut merupakan bagian dari upaya Damkar Ponorogo dalam memberikan pelayanan sekaligus melakukan mitigasi dan pencegahan kebakaran di lingkungan pendidikan.

“Kami memberikan edukasi dan pengarahan agar sarana proteksi kebakaran dapat dipastikan kondisinya dan ditempatkan secara tepat. Yang tidak kalah penting adalah kesiapsiagaan seluruh warga sekolah,” terang Bambang.

Sementara itu, Kepala SMKN 2 Ponorogo Suryanto menyampaikan apresiasi atas kehadiran Damkar Ponorogo. Menurutnya, edukasi dan pendampingan tersebut memberikan pemahaman tambahan bagi sekolah dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran.

“Terima kasih atas kehadiran Damkar Ponorogo yang telah memberikan edukasi dan pengarahan. Ini sangat penting bagi kami untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan keselamatan di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Melalui inspeksi dan edukasi tersebut, SMKN 2 Ponorogo terus memperkuat budaya keselamatan di lingkungan sekolah. Upaya itu tidak hanya dilakukan melalui ketersediaan sarana proteksi kebakaran, tetapi juga dengan meningkatkan pemahaman seluruh warga sekolah mengenai pencegahan, penanggulangan awal, dan evakuasi ketika terjadi keadaan darurat.

 

Posting Komentar untuk "Wujudkan Sekolah Aman, SMKN 2 Ponorogo Perkuat Proteksi Kebakaran Bersama Damkar "