![]() |
| SMKN 2 Ponorogo Buktikan Kompetensi Vokasi Lewat Aksi Sosial, Hadirkan Layanan Kecantikan Gratis di Panti Asuhan |
Kegiatan dalam rangka memperingati
Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur tersebut mengusung tema “Mengabdi dengan
Kompetensi, Menginspirasi dengan Aksi”. Melalui kegiatan ini, SMKN 2
Ponorogo ingin menunjukkan bahwa keterampilan yang diperoleh peserta didik di
bangku sekolah dapat diimplementasikan secara nyata untuk menjawab kebutuhan
masyarakat.
Tidak sekadar menjadi agenda sosial,
kegiatan ini sekaligus menjadi ruang aktualisasi kompetensi siswa. Para peserta
didik berkesempatan mengasah keterampilan profesional, membangun kepercayaan
diri, sekaligus menumbuhkan kepekaan sosial melalui pelayanan langsung kepada
masyarakat.
Kepala SMKN 2 Ponorogo, Suryanto,
menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya sekolah
memperkenalkan kompetensi keahlian yang dimiliki peserta didik kepada
masyarakat. Ada tiga jenis layanan utama yang diberikan, yakni pangkas rambut
untuk laki-laki dan perempuan, perawatan wajah (facial), serta analisis
kulit untuk mengetahui jenis dan kondisi kulit.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin
memperkenalkan kompetensi yang dimiliki siswa kepada masyarakat. Ada tiga jenis
layanan yang diberikan, yaitu potong rambut untuk laki-laki dan perempuan,
facial, serta analisis kulit untuk mengetahui jenis kulit,” jelasnya.
Kegiatan tersebut melibatkan guru
dan peserta didik, khususnya siswa kelas XII yang telah memiliki penguasaan
keterampilan sesuai bidang keahliannya. Para siswa yang terlibat juga telah
menyelesaikan Praktik Kerja Lapangan (PKL), sehingga memiliki pengalaman dan
bekal kompetensi untuk memberikan pelayanan secara langsung.
![]() |
| SMKN 2 Ponorogo Buktikan Kompetensi Vokasi Lewat Aksi Sosial, Hadirkan Layanan Kecantikan Gratis di Panti Asuhan |
Antusiasme juga terlihat dari
anak-anak panti asuhan yang mengikuti berbagai layanan tersebut. Sekretaris
Lembaga Panti Asuhan Al-Ikhlas, Syamsul Arifin, menyampaikan apresiasi atas
kepedulian dan perhatian yang diberikan keluarga besar SMKN 2 Ponorogo.
Menurutnya, kegiatan tersebut
memberikan pengalaman menyenangkan bagi anak-anak panti. Selain memperoleh
layanan perawatan secara gratis, mereka juga merasakan perhatian dan
kebersamaan dari para siswa dan guru.
“Kami merasa senang dengan kegiatan
ini. Antusiasme anak-anak terlihat jelas. Intinya, kegiatan ini sangat positif
karena anak-anak merasa bahagia dan mendapatkan perhatian,” ungkap Syamsul.
Sementara itu, Naya Putri, siswi
kelas XII SMKN 2 Ponorogo yang terlibat dalam kegiatan tersebut, menjelaskan
bahwa layanan perawatan wajah yang diberikan merupakan bagian dari kompetensi
keahlian kecantikan. Tahapannya meliputi pembersihan wajah, peeling,
pemijatan (massage), pembersihan kembali, hingga pengaplikasian masker.
Selain perawatan wajah, para siswa
juga memberikan layanan pangkas rambut bagi anak-anak laki-laki maupun
perempuan dengan menerapkan teknik dasar sesuai keterampilan yang telah dipelajari.
Naya mengaku pengalaman menjalani
PKL selama enam bulan menjadi bekal penting dalam memberikan pelayanan kepada
anak-anak panti asuhan. Pengalaman tersebut membuatnya lebih percaya diri dalam
menerapkan tahapan perawatan wajah secara langsung.
“Dengan pengalaman PKL selama enam
bulan, insyaallah kami sudah memiliki bekal untuk melakukan massage dan
tahapan-tahapan facial,” tutur Naya.
Melalui Bakti SMK, SMKN 2 Ponorogo
menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan vokasi tidak semata-mata diukur dari kemampuan
lulusan memasuki dunia kerja, tetapi juga dari sejauh mana kompetensi yang
dimiliki mampu memberikan kontribusi bagi lingkungan sekitar.
Semangat mengabdi melalui
keterampilan tersebut menjadi gambaran bahwa sekolah vokasi dapat hadir lebih
dekat dengan masyarakat. Dari ruang praktik menuju aksi nyata, siswa tidak
hanya belajar menjadi tenaga profesional, tetapi juga tumbuh sebagai generasi
yang terampil, peduli, dan siap memberikan manfaat bagi sesama. (red)


Posting Komentar untuk "SMKN 2 Ponorogo Buktikan Kompetensi Vokasi Lewat Aksi Sosial, Hadirkan Layanan Kecantikan Gratis di Panti Asuhan"