SMKN 2 Ponorogo Buktikan Kompetensi Vokasi Lewat Aksi Sosial, Hadirkan Layanan Kecantikan Gratis di Panti Asuhan

SMKN 2 Ponorogo Buktikan Kompetensi Vokasi Lewat Aksi Sosial, Hadirkan Layanan Kecantikan Gratis di Panti Asuhan
Ponorogo, infosmk.com - Pendidikan vokasi tidak hanya tentang mencetak lulusan siap kerja, tetapi juga membentuk generasi yang memiliki kepedulian dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Semangat itulah yang ditunjukkan SMK Negeri 2 Ponorogo melalui kegiatan Bakti SMK dengan menghadirkan layanan pangkas rambut, perawatan wajah (facial), hingga analisis kulit (skin analysis) secara gratis bagi anak-anak L.K.S.A. Panti Asuhan Yatim Piatu Al-Ikhlas, Jalan Muria, Ponorogo, Jumat (30/10/2026).

Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur tersebut mengusung tema “Mengabdi dengan Kompetensi, Menginspirasi dengan Aksi”. Melalui kegiatan ini, SMKN 2 Ponorogo ingin menunjukkan bahwa keterampilan yang diperoleh peserta didik di bangku sekolah dapat diimplementasikan secara nyata untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Tidak sekadar menjadi agenda sosial, kegiatan ini sekaligus menjadi ruang aktualisasi kompetensi siswa. Para peserta didik berkesempatan mengasah keterampilan profesional, membangun kepercayaan diri, sekaligus menumbuhkan kepekaan sosial melalui pelayanan langsung kepada masyarakat.

Kepala SMKN 2 Ponorogo, Suryanto, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya sekolah memperkenalkan kompetensi keahlian yang dimiliki peserta didik kepada masyarakat. Ada tiga jenis layanan utama yang diberikan, yakni pangkas rambut untuk laki-laki dan perempuan, perawatan wajah (facial), serta analisis kulit untuk mengetahui jenis dan kondisi kulit.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkenalkan kompetensi yang dimiliki siswa kepada masyarakat. Ada tiga jenis layanan yang diberikan, yaitu potong rambut untuk laki-laki dan perempuan, facial, serta analisis kulit untuk mengetahui jenis kulit,” jelasnya.

SMKN 2 Ponorogo Buktikan Kompetensi Vokasi Lewat Aksi Sosial, Hadirkan Layanan Kecantikan Gratis di Panti Asuhan
Kegiatan tersebut melibatkan guru dan peserta didik, khususnya siswa kelas XII yang telah memiliki penguasaan keterampilan sesuai bidang keahliannya. Para siswa yang terlibat juga telah menyelesaikan Praktik Kerja Lapangan (PKL), sehingga memiliki pengalaman dan bekal kompetensi untuk memberikan pelayanan secara langsung.

Antusiasme juga terlihat dari anak-anak panti asuhan yang mengikuti berbagai layanan tersebut. Sekretaris Lembaga Panti Asuhan Al-Ikhlas, Syamsul Arifin, menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan perhatian yang diberikan keluarga besar SMKN 2 Ponorogo.

Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman menyenangkan bagi anak-anak panti. Selain memperoleh layanan perawatan secara gratis, mereka juga merasakan perhatian dan kebersamaan dari para siswa dan guru.

“Kami merasa senang dengan kegiatan ini. Antusiasme anak-anak terlihat jelas. Intinya, kegiatan ini sangat positif karena anak-anak merasa bahagia dan mendapatkan perhatian,” ungkap Syamsul.

Sementara itu, Naya Putri, siswi kelas XII SMKN 2 Ponorogo yang terlibat dalam kegiatan tersebut, menjelaskan bahwa layanan perawatan wajah yang diberikan merupakan bagian dari kompetensi keahlian kecantikan. Tahapannya meliputi pembersihan wajah, peeling, pemijatan (massage), pembersihan kembali, hingga pengaplikasian masker.

Selain perawatan wajah, para siswa juga memberikan layanan pangkas rambut bagi anak-anak laki-laki maupun perempuan dengan menerapkan teknik dasar sesuai keterampilan yang telah dipelajari.

Naya mengaku pengalaman menjalani PKL selama enam bulan menjadi bekal penting dalam memberikan pelayanan kepada anak-anak panti asuhan. Pengalaman tersebut membuatnya lebih percaya diri dalam menerapkan tahapan perawatan wajah secara langsung.

“Dengan pengalaman PKL selama enam bulan, insyaallah kami sudah memiliki bekal untuk melakukan massage dan tahapan-tahapan facial,” tutur Naya.

Melalui Bakti SMK, SMKN 2 Ponorogo menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan vokasi tidak semata-mata diukur dari kemampuan lulusan memasuki dunia kerja, tetapi juga dari sejauh mana kompetensi yang dimiliki mampu memberikan kontribusi bagi lingkungan sekitar.

Semangat mengabdi melalui keterampilan tersebut menjadi gambaran bahwa sekolah vokasi dapat hadir lebih dekat dengan masyarakat. Dari ruang praktik menuju aksi nyata, siswa tidak hanya belajar menjadi tenaga profesional, tetapi juga tumbuh sebagai generasi yang terampil, peduli, dan siap memberikan manfaat bagi sesama. (red)

Posting Komentar untuk "SMKN 2 Ponorogo Buktikan Kompetensi Vokasi Lewat Aksi Sosial, Hadirkan Layanan Kecantikan Gratis di Panti Asuhan"