![]() |
| Bukan Cuma Siap Kerja, SMKN 2 Ponorogo Bekali Siswa Jurus Taklukkan Dunia Industri |
Kesadaran tersebut terus ditanamkan
SMK Negeri 2 Ponorogo kepada siswa kelas XII sebagai bekal sebelum mereka
melangkah ke dunia profesional.
Tidak sekadar diajak memburu
lowongan pekerjaan, para siswa dibekali berbagai strategi untuk membangun
jejaring, menyusun CV yang mampu melewati sistem rekrutmen, menghadapi
wawancara kerja, mengenali lowongan palsu, hingga menyusun langkah konkret
menuju karier.
Pembekalan itu dikemas melalui
kegiatan Penyuluhan dan Bimbingan Jabatan yang digelar SMK Negeri 2
Ponorogo bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Ponorogo,
Senin (31/8/2026).
Bertempat di Aula SMK Negeri 2
Ponorogo, kegiatan berlangsung interaktif. Siswa kelas XII diajak memahami
dunia kerja secara lebih nyata. Bukan hanya mengetahui pekerjaan yang tersedia,
tetapi juga memahami bagaimana mempersiapkan diri agar mampu bersaing dan
memenangkan peluang.
Kegiatan tersebut menghadirkan Plt.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Ponorogo Henry Indrawardana, S.E., M.Si.,
serta praktisi HRD dari dunia industri.
Praktisi HRD Amaris Hotel
Ponorogo mengingatkan siswa agar tidak hanya berorientasi pada pencarian
lowongan. Membangun jaringan dan memperluas koneksi juga menjadi bagian penting
dalam membuka peluang karier.
Siswa juga dibekali cara mengenali lowongan
kerja palsu, menghadapi wawancara, serta menyusun rencana 30 hari menuju
karier. Langkah tersebut dapat dimulai dengan memperbaiki CV, mencari
informasi perusahaan, membangun jejaring, hingga aktif mengikuti proses
rekrutmen.
Pesan lain yang tak kalah penting
adalah menghadapi penolakan dengan sikap positif. Penolakan bukanlah akhir,
melainkan bagian dari proses untuk belajar dan berkembang.
“Lulus sekolah bukan akhir
perjalanan, tetapi awal dari perjalanan besar.”
Sementara itu, praktisi HRD PMP
Group, anak perusahaan Maesa Group, memberikan pembekalan teknis mengenai
proses rekrutmen, termasuk penyusunan CV berbasis Applicant Tracking System
(ATS).
Siswa diarahkan menyusun CV secara
ringkas, terstruktur, dan relevan dengan kebutuhan perusahaan. Materi mencakup
data diri, pendidikan, professional summary, keahlian, pengalaman, serta
pencapaian yang dimiliki.
Pembekalan juga mencakup cara
melakukan riset perusahaan serta memanfaatkan berbagai platform pencarian
kerja, seperti Glints, Jobstreet, dan LinkedIn. Tahapan rekrutmen, mulai dari screening
CV, tes kompetensi, hingga wawancara, turut dibahas secara praktis.
Dalam menghadapi wawancara, siswa
dibekali etika komunikasi profesional, kepercayaan diri, serta metode STAR
(Situation, Task, Action, Result) untuk membantu menyampaikan jawaban
secara sistematis dan meyakinkan.
Mereka juga didorong melakukan
evaluasi setelah wawancara sebagai bahan perbaikan agar semakin siap menghadapi
kesempatan berikutnya.
Kepala SMK Negeri 2 Ponorogo Suryanto,
M.Pd., menegaskan bahwa Bimbingan Jabatan menjadi bagian penting dari
strategi sekolah dalam mempersiapkan siswa menghadapi dunia kerja sekaligus
menentukan pilihan karier.
“Kami berharap siswa memiliki
wawasan dunia kerja yang lebih luas, mampu mengenali potensi dan kompetensinya,
serta memiliki kesiapan, karakter, dan kepercayaan diri untuk bersaing,” ujar
Suryanto.
Menurutnya, lulusan SMK tidak cukup
hanya menguasai kompetensi keahlian. Kemampuan beradaptasi, karakter
profesional, serta keberanian membaca dan mengambil peluang juga menjadi bekal
penting.
Karena itu, sekolah terus memperkuat
sinergi dengan dunia industri agar pembekalan yang diberikan kepada siswa
semakin relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Ketua BKK SMK Negeri 2 Ponorogo Jayadi,
S.Pd., menambahkan bahwa Bimbingan Jabatan membantu siswa memiliki gambaran
yang lebih jelas mengenai langkah yang harus dilakukan setelah lulus.
“Kami ingin siswa tidak hanya siap
bekerja, tetapi juga siap berkembang, memahami kebutuhan industri, dan berani
mengambil peluang,” tegasnya.
Melalui penguatan kompetensi,
karakter, jejaring industri, dan pendampingan karier, SMK Negeri 2 Ponorogo
terus menggeber langkah mencetak lulusan yang siap kerja, siap berkembang,
dan siap bersaing. (red)

Posting Komentar untuk "Bukan Cuma Siap Kerja, SMKN 2 Ponorogo Bekali Siswa Jurus Taklukkan Dunia Industri"