![]() |
| Tak Banyak yang Tahu, Inilah Profil Kepala SMK Negeri 2 Ponorogo. |
Lahir di Madiun, 20 Juli 1970,
Suryanto tumbuh dengan keyakinan bahwa pendidikan merupakan pondasi utama dalam
membangun masa depan bangsa. Prinsip tersebut mengantarkannya menekuni profesi
guru, khususnya di bidang matematika, hingga dipercaya mengemban amanah sebagai
aparatur sipil negara sekaligus pemimpin satuan pendidikan.
Jejak pendidikannya terbilang
lengkap dan berjenjang. Ia mengawali pendidikan di SD Negeri Sidorejo 01 (lulus
1984), melanjutkan ke SMP Negeri 1 Dolopo (1987), dan SMAN 1 Geger jurusan IPA
(1990). Setelah itu, ia meraih Diploma III Pendidikan Matematika di Universitas
Mulawarman (1995), Sarjana Pendidikan Matematika di IKIP PGRI Madiun (2003),
hingga menyelesaikan studi Magister Pendidikan Matematika di Universitas
Sebelas Maret (UNS) Surakarta pada 2016.
Bekal akademik tersebut menguatkan
langkahnya sebagai pendidik profesional. Namun bagi Suryanto, pendidikan bukan
sekedar capaian gelar, melainkan amanah yang harus dijalani dengan tanggung
jawab dan ketulusan. Selama bertahun-tahun, ia mengabdikan diri di ruang kelas,
membimbing siswa memahami ilmu pengetahuan sekaligus menanamkan nilai
kejujuran, kedisiplinan, dan kerja keras.
Seiring waktu, pengabdian itu
mengantarkannya pada tanggung jawab yang lebih besar. Dengan pangkat Pembina
(IV/a) dan jabatan fungsional Guru Ahli Madya, Suryanto beberapa kali dipercaya
menjabat kepala sekolah di lingkungan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Ponorogo.
Pengalaman tersebut membentuk karakter kepemimpinannya yang tenang, terbuka,
dan berorientasi pada pelayanan pendidikan.
Kepercayaan itu kemudian berlanjut
ketika ia ditugaskan memimpin SMK Negeri 2 Ponorogo. Amanah tersebut
dijalaninya dengan penuh kesungguhan, tidak semata sebagai jabatan struktural,
melainkan sebagai ruang pengabdian untuk memajukan pendidikan kejuruan.
Di lingkungan sekolah, Suryanto
dikenal dekat dengan guru, tenaga kependidikan, dan siswa. Ia aktif membangun
komunikasi dua arah, membuka ruang diskusi, serta menumbuhkan budaya kerja yang
disiplin dan kolaboratif. Menurutnya, kemajuan sekolah tidak ditentukan oleh
satu orang, melainkan oleh kekompakan seluruh warga sekolah.
Komitmennya terhadap peningkatan
mutu pendidikan juga tercermin dari keaktifannya mengikuti berbagai pelatihan
strategis, mulai dari penguatan manajerial kepala SMK berbasis industri,
implementasi Kurikulum Merdeka, hingga program SMK Pusat Keunggulan. Langkah
ini dilakukan agar sekolah yang dipimpinnya mampu adaptif terhadap perkembangan
teknologi dan kebutuhan dunia kerja.
Di luar aktivitas kedinasan, Suryanto dikenal sebagai pribadi yang sederhana sekaligus sosok kepala keluarga yang hangat. Ia menikah dengan Umi Rohjayanti pada tahun 1990, dan dari pernikahan tersebut dikaruniai seorang putri bernama Intan Purnamasari. Saat ini, Suryanto bersama keluarganya menetap di Sidorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, menjalani kehidupan keluarga yang harmonis di tengah kesibukan pengabdiannya di dunia pendidikan.
Nilai kerja keras dan tanggung jawab
yang ia pegang dalam kehidupan keluarga juga senantiasa ia tanamkan kepada
peserta didik. Kini, sebagai Kepala SMK Negeri 2 Ponorogo, Suryanto terus menata
arah pengembangan sekolah agar mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya
terampil secara vokasional, tetapi juga berkarakter dan berdaya saing.
Baginya, keberhasilan sejati bukan
terletak pada popularitas pribadi, melainkan pada keberhasilan peserta didik
menatap masa depan dengan percaya diri. Dari ruang-ruang kelas SMK Negeri 2
Ponorogo, pengabdian itu terus mengalir—tenang, konsisten, dan penuh makna. Sat-set,
wat-wet. (Tar-)

Posting Komentar untuk "Tak Banyak yang Tahu, Inilah Profil Kepala SMK Negeri 2 Ponorogo."